Sejarah Rindam IM

img_31181. Pendahuluan

a. Pembentukan Rindam 1 diawali dengan peresmian Komando Pendidikan ( Dodik ) XIII Mata Ie pada bulan Juli 1958 oleh Kolonel Sugiarto dari Ijen Bandung, selanjutnya dibentuk Depot Pendidikan Khusus di Padang Tiji Aceh Pidie pada tahun1959/1960.

b. Sekolah Calon Tamtama yang berpangkalan di Mata Ie, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar ini pada awalnya adalah pangkalan Rindam I/Iskandar Muda yang berdiri sejak tahun 1963.

c. Sesuai surat Keputusan Pangdam I/IM Nomor Kpts. 0008/1963 tanggal 15 Januari 1963 diresmikan Resimen Induk Infanteri (Rindam) 1/Japakeh dengan Sempana Cakra Donya.

d. Kodam I/IM dilikuidasi ke Kodam I/BB pada tahun 1986 maka Rindam I/IM diturunkan menjadi secata B dibawah Komando dan pengendalian Rindam I/BB yang berpangkalan di Pemetang Siantar.

e. Sejak diresmikannya Kodam Iskandar Muda Pada tanggal 05 Pebruari 2002 berdasarkan surat keputusan Kasad Nomor Skep 1/I/2002 oleh Kasad Jenderal TNI E. Sutarto, maka perlu dibentuk lembaga pendidikan yang bertugas mendidik, melatih dan membina satuan satuan jajaran Kodam IM.

f. Rindam Iskandar Muda merupakan pengembangan Secata B Kodam 1/BB yang ditetapkan berdasarkan surat keputusan Kasad Nomor Skep : 10 / II / 2005 tanggal 07 Pebruari 2005, Namun secara fungsional Rindam IM baru berjalan sejak 01 Oktober 2005 sejalan dengan dipenuhinya para pejabat di jajaran Rindam IM. Secata B Kodam I/BB yang sebelumnya dijabat Letnan Kolonel Inf Jalalludin Sipahutar NRP 491144 diserah terimakan kepada Kolonel Inf Ridwan NRP 29275 dan dirubah menjadi Resimen Induk Daerah Militer Iskandar Muda.

2. Pejabat Danrindam Iskandar Muda :

a. Pertama : Kolonel Inf Ridwan NRP 29275 Menjabat sejak 08 Agustus 2005 s.d 19 Juli 2006.

b. Kedua : Kolonel Inf Toto S. Moerasad, S. Ip, MM NRP 29607 Menjabat sejak 19 Juli 2006 s.d 06 November 2008

c. Ketiga : Kolonel Inf I Made Agra Sudiantara NRP 30390 Menjabat sejak 06 November 2008 s.d Sekarang

KETERANGAN ARTI / MAKNA SEMPANA RINDAM ISKANDAR MUDA


I. BENTUK.

A. SEMPANA

1. Sempana Rindam Iskandar Muda berbentuk empat persegi panjang dibuat

dari bahan beludru warna dasar hijau tua/hijau rumput dan berjumbai kuning

emas dari benang sutera sepanjang sisi tepinya.

2. Pada bagian muka sebelah kanan dilukiskan Pataka Kodam Iskandar

Muda.

3. Pada bagian muka sebelah kiri dilukiskan Sempana Rindam Iskandar Muda dengan susunan sebagai berikut :

a. Bintang segilima

b. Obor dengan api menyala

c. Kitab terbuka.

d. Kepala gajah putih.

e. Rangkaian buah padi 45 butir, rangkaian bunga kapas 17 kuntum dan

lingkaran pada batang padi dan batang kapas 8 buah.

f. Pita seloka dengan tulisan “BHAKTI UTAMA”.

g. Rencong bersilang.

B. MAHKOTA DAN TIANG.

1. Mahkota berbentuk burung garuda akan terbang, berdiri pada landasan

berbentuk lingkaran, bulu sayap bagian luar berjumlah 17 helai, bulu sayap bagian

dalam berjumlah 10 helai dan bulu ekor berjumlah 7 helai.

2. Dua buah lingkaran pada landasan.

3. Hiasan pada pangkal landasan berjumlah 8 buah.

4. Mahkota terbuat dari bahan logam kuning emas.

5. Dasar inti lambang berwarna kuning.

II. UKURAN.

A. SEMPANA.

1. Panjang : 90 cm.

2. Lebar : 60 cm.

3. Jumbai : 7 cm.

4. Inti lambang : 60 x 50 cm.

B. MAHKOTA DAN TIANG.

1. Mahkota ( kepala tiang ) : 20 x 12 cm.

2. Panjang tiang sampai batas -

kedudukan mahkota tiang. : 225 cm.

3. Garis tengah tiang : 4 cm.

III. TATA WARNA

A. SEMPANA

1. Dasar kain beludru : Hijau tua.

2. Jumbai dari benang sutera : Kuning emas.

3. Bintang segilima : Kuning emas

4. Obor : Coklat dengan nyala api berwarna merah.

5. Kitab terbuka : Putih dengan list hitam

6. Rencong bersilang : Putih dengan list hitam dan gagang coklat.

7. Rangkaian padi : Kuning emas.

8. Rangkaian bunga kapas : Putih list hijau.

9. Daun kapas : Hijau.

10. Lingkaran batang padi dan kapas : Hitam.

11. Kopel seloka dengan tulisan

BHAKTI UTAMA : Dasar kopel merahmerah putih tulisan warna hitam.

12. Rencong berdiri : Putih dengan list hitam dan gagang coklat.


B. MAHKOTA DAN TIANG.

1. Mahkota ( kepala tiang ) dibuat dari logam kuning emas.

2. Tiang dibuat dari kayu jati dipelitur warna coklat/ sawo matang.

3. Tiang dibuat secara bersambung dengan penyambung dari logam kuning

emas berbentuk pipa.

IV. ARTI DAN MAKNA.

A. SEMPANA.

1. Lukisan.

a. Bintang segilima menggambarkan ketakwaan kepada Tuhan yang Maha

Esa sebagaimana Sila pertama Pancasila melambangkan bahwa Rindam IM

dalam melaksanakan tugas pokoknya berlandaskan kepada Ketuhanan yang

Maha Esa.

b. Obor menyala melambangkan semangat yang berkobar dalam menuntut

ilmu.

c. Rencong sebagai salah satu senjata tradisional daerah Aceh yang

digambarkan berdiri melambangkan keteguhan hati prajurit – prajurit yang

dididik dilembaga pendidikan Rindam Iskandar Muda dalam menjaga dan

mengawal keutuhan dan kedaulatanwilayah NKRI.

d. Kitab / buku terbuka sebagai sumber ilmu melambangkan tempat

pendidikan guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia prajurit yang

profesionalisme dalam rangka kesiapan pelaksanaan tugas.

e. Buah padi yang berjumlah 45 butir dengan bunga kapas yang

berjumlah 17 kuntum yang dirangkai dengan ikatan 8 buah lingkaran

melambangkan hari Proklamasi Kemerdekaan NKRI pada tanggal 17

Agustus 1945 sekaligus mempunyai arti bahwa Prajurit Kodam Iskandar

Muda ikut berperan dalam menciptakan kesejahteraan dan kemakmuran

rakyat.

f. Kepala gajah berwarna putih megambarkan lambang Kodam IM.

g. Kopel seloka berwarna merah putih yang bertuliskan sesanti

BHAKTI UTAMA “ mengandung arti bahwa Rindam Iskandar Muda sebagai lembaga pendidikan militer siap mendidik prajurit-prajurit yang siap mengabdi dan membaktikan diri bagi kejayaan nusa,bangsa dan negara.

Arti BHAKTI UTAMA secara harfiah sebagai berikut :

1). Bhakti : perbuatan

2). Utama : utama

2. Tata warna.

a. Hijau : Kesuburan/kemakmuran.

b. Kuning : Kejayaan,keagungan dan kemuliaan.

c. Merah : Keberanian dan rela berkorban.

d. Putih : Kesucian dan kesetiaan.

e. Hitam : Ketabahan dan keikhlasan.

B. MAHKOTA DAN TIANG.

1. Burung garuda akan terbang diartikan bahwa TNI AD sanggup terbang tinggi

menuju cita-cita.

2. Hiasan runcing sebanyak 8 buah diartikan bahwa TNI AD dalam berperilaku

berpedoman pada Delapan Wajib TNI.

3. Jambul/jengger sebanyak lima lekuk diartikan sebagai hari lahirnya Tentara

Nasional Indonesia tanggal 5 Oktober.

4. Bulu sayap bagian dalam berjumlah 10 helai diartikan bahwa 10 adalah bulan

yang bersejarah bagi TNI, sedangkan bulu sayap bagian luar berjumlah 17 helai

diartikan sebagai hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.

5. Bulu ekor berjumlah 7 helai diartikan bahwa setiap prajurit TNI AD selalu

memegang teguh Sapta Marga.

3 Comments

  1. puTrI says:

    oOoOo,
    kiRain RinDAm DAh sjk lAMa ada lho, , ,
    wah,,
    Tmbah WAWasAN NEch, , ,

  2. Eva Yulianti says:

    Sya seneng bnget ngeliat website Rindam Mata Ie ….
    bgus bnget bnyk kgiatan2 para Prajurit TNI . . . . . .

    truz brlatih , brjuang n buktikan klw TNI yg trbaik bgi masyarakat . . . . .
    Good Luck to TNI Rindam Bravo …

  3. Ir. Achmad Rafiq Kamaluddin says:

    Membaca rincian tugas di atas, kita melihat tugas yang cukup baku untuk bidang Resimen Induk, sepertinya tidak ada polesan baru, namun..

    Melihat website ini, dengan banner-nya yang berupa gabungan foto prajurit yang siap siaga dan foto tarian yang menunjukkan budaya tinggi Indonesia yang halus, semoga memberi sentuhan lebih dari Rindam di daerah lain.

    Benar-benar memberi harapan untuk hasil didikan yang lebih baik karena siswa lulusan Rindam IM semoga tidak hanya mengerti disiplin militer tapi tetapi menghayati budaya bangsa Indonesia yang tinggi dan harus terus berkreasi dan berinovasi.

    Kalau saya samakan dengan kisah-kisah dari ksatria baik dari Aceh maupun Jawa yang saya tahu, tentu terbayang hebat sekali. Coba kita ingat2 para Senopati Majapahit yg ksatria.

    Wah wah, kalau di perusahaan, ini penyegaran Corporate Culture nih. Untuk siapa? Untuk Rakyat Indonesia. Pastilah..

    Jayalah Rindam Iskandar Muda..

Leave a Reply