500 MAHASISWA UNSYIAH DIBEKALI BELA NEGARA DI RINDAM IM PD RAKER DAN UPGRADING BEM UNSYIAH 2017

Mata Ie – 500 MAHASISWA UNSYIAH DIBEKALI BELA NEGARA DI RINDAM IM PD RAKER DAN UPGRADING BEM UNSYIAH 2017, Sabtu (18/3/17).

Dandodik Bela Negara Rindam Iskandar Muda Letkol Inf Slamet Riyanto, SAg.MM. di dampingi Presiden Mahasiswa Unsyiah Rachmad Faisyal, Wapres 1 Dedy Safriady, Wapres 2 M. Reza Saputera, Sekjend Muhammad Suhail Ghifari, Waseskab Dea Diandra, Bendahara Umum Dhahratul Aini.

Mensosialisasikan Kamus Pancasila yang dikemas secara praktis diserahkan kepada 500 peserta Raker dan Up Grading BEM UNSYIAH 2017 dengan thema Sinergitas untuk Unsyiah yang Harmonis dan Berprestasi. Setelah Dandodik Bela Negara Rindam Iskandar Muda memberi pembekalan tentang bahaya laten komunis serta pembekalan Bela Negara, Dandodik Bela Negara mengatakan bahwa Bela Negara adalah Tekad, Sikap dan Tindakan Warga Negara yang teratur, menyeluruh, terpadu dan berlanjut serta dilandasi oleh kecintaan kepada tanah Air, kesadaran berbangsa dan bernegara Indonesia, keyakinan akan kesaktian Pancasila sebagai Ideologi Negara serta kerelaan untuk berkorban guna meniadakan setiap ancaman ujarnya.

Bagaimana peran Pemuda dan Para Mahasiswa dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pemuda merupakan sosok yang punya kekuatan bagi sendi kehidupan Bangsa dan Negara, Pemuda merupakan ” Tiang Negara ” jika pemuda disuatu Negara kuat, maka tegaklah Negara dan sangat berperan dalam ” Nation and Character Building “sehingga gengsi, prestasi dan reputasi ada pada pemuda.

Kepedulian dan kepekaan pemuda terhadap masalah Bangsa mulai menurun, contoh : gaya hidup Hedonistik, Kapitalistik, Kebarat-baratan, Hura-hura, hingga Seks bebas, dll. Ujarnya, setelah mengakhiri pada pembekalan Bela Negara di Rindam IM yang dikemas pembahasan dan ambisius perhatian 500 Mahasiswa Peserta Raker dan Upgrading BEM Unsyiah 2017. 

Berbagi Informasi

    Leave a Reply