Italia tersingkir dari Piala dunia
Dalam laga pamungkas melawan Slovakia di Stadion Ellis Park, Johannesburg, Kamis (24/6/10), para pendukung Italia di Roma sangat antusias menyaksikan pertandingan tersebut. Melalui layar raksasa, mereka menggelar nonton bersama untuk memberikan semangat kepada Fabio Cannavaro dan kawan-kawan, yang sedang berjuang mengejar tiket perdelapan final.
Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak, Italia justru menerima kenyataan pahit. Alih-alih meraih kemenangan sehingga langkahnya tak ditentukan oleh hasil pertandingan Paraguay vs Selandia Baru, Azzurri justru terpuruk karena kalah 2-3. Ini berarti mereka harus mengikuti jejak rivalnya yang menjadi lawan pada final Piala Dunia empat tahun silam, Perancis, yang juga tersingkir secara memalukan.
Ketika Italia sudah tertinggal 0-2 lewat gol Robert Vittek, warga Italia sudah mulai berduka. Suasana kota menjadi hening, karena bukan cuma penonton di taman yang pulang dengan shock, tetapi mereka yang menyaksikan pertandingan di sejumlah pub pun beranjak dari tempat duduk. Hasil getir ini diterima dengan lapang dada walaupun harus terpuruk dengan angka 2-3.
















