Manfaat Ubi Jalar dan Kedelai dapat Mencegah Pengeroposan Tulang (Osteoporosis)

Ubi jalar dan kedelai efektif mencegah osteoporosis atau pengeroposan tulang, karena mengandung kalsium yang cukup tinggi yang bermanfaat untuk memperkuat tulang. Osteoporosis merupakan masalah kesehatan di usia lanjut dan sudah menjadi perhatian dunia, termasuk Indonesia. Seiring dengan meningkatnya usia harapan hidup, penderita osteoporosis juga bertambah.

Kondisi itu tentu merugikan kualitas kehidupan, terutama bagi kaum wanita. Bagi wanita, menurunnya fungsi ovarium dapat menimbulkan proses osteoporosis, sejak usia 40 tahun, fungsi ovarium menurun sampai indung telur tidak berfungsi yang menjadikan wanita menopause atau tidak menstruasi lagi. Penurunan fungsi ovarium ini juga menyebabkan adanya gangguan metabolisme kolesterol dan trigliserid.

Osteoporosis menjadi penyakit sistemik dari tulang atau kerangka yang ditandai dengan menurunnya masa tulang dan rusaknya mikroarsitektur di dalam tulang bagian dalam sehingga menyebabkan terjadinya patang tulang. Ada beberapa penyebab osteoporosis, di antaranya aktivitas berat saat remaja sebelum terjadi menstruasi yang pertama.

Olah raga berlebihan saat tulang dan kerangka belum sempurna mendapat asupan hormonal menjadikan tidak tercapainya puncak masa tulang yang menyebabkan osteoporosis dini. Selain wanita, orang keturunan Asia dan Caucasian, dan orang dengan tubuh ramping atau kurus akan mempunyai faktor risiko tinggi mengidap osteoporosis.

Risiko itu akan meningkat jika seseorang memiliki riwayat keluarga patah tulang, peminum alkohol, perokok, dan asupan kalsium yang rendah pada diet, tubuh membutuhkan kalsium tinggi di mana 99 persen kalsium dari tubuh terdapat di dalam tulang dan 30 persen diperlukan bagi tulang sendiri. Kebutuhan kalsium bagi anak dan remaja mencapai 1.200 mg per hari, pria dan wanita sebanyak 1.000 mg saban hari.

Leave a Reply

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.