PEMBARETAN DIKJURTAIF ABIT DIKMATA GEL II TA.2016 (OV)

Aceh Besar – Komandan Rindam Iskandar Muda Kolonel Inf Niko Fahrizal pimpin upacara penutupan Latihan Yudha Wastu Parmuka Jaya (YWPJ) DIKJURTAIF ABIT DIKMATA TA. 2016 (OV) Rindam IM di pantai Ujung Batee-Aceh Besar. Kamis (22/06/17) pagi.

Upacara penutupan latihan tersebut ditandai dengan pemakaian Baret dan penyematan Wing Infanteri kepada perwakilan siswa Secata Infantreri oleh Irup. Latihan Yudha Wastu Parmuka Jaya (YWPJ) di ikuti  186  prajurit siswa Secata Infanteri serta pelatih dan pendukung.

Dalam upacara tersebut, Danrindam IM membacakan amanat tertulis Komandan Pusat Kesenjataan Infantri (Danpussenif) Kodiklat TNI AD bahwa dengan telah diresmikannya penggunaan Baret Infanteri ini menuntut para mantan siswa sekalian untuk senantiasa meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan kemampuan fisik dengan didukung semangat juang, jiwa korsa serta kebanggaan yang tinggi terhadap kecabangan Infanteri sebagai bekal pengabdian kepada Bangsa dan Negara tercinta.

Pembaretan dan Penyematan Brevet kualifikasi “Yuddha Wastu Pramukha” merupakan suatu pengakuan dan penghargaan bagi para siswa. Baret Infanteri adalah lambang kehormatan bagi prajurit Infanteri, yang merupakan Queen Of The Battle berarti bahwa Prajurit Infanteri memiliki kemampuan untuk bergerak disetiap bentuk medan pertempuran baik Hutan, Gunung, Rawa Laut Sungai dan Pantai. Dimana Kemampuan tersebut tidak dimiliki oleh Prajurit diluar Kecabangan Infanteri.

Prajurit Infanteri mempunyai semboyan “Yuddha Wastu Pramukha” yang mengandung arti sebagai pelaksana pertempuran terdepan dan menjadi penentu kemenangan di darat, dengan tugas pokok mencari, dekati, menguasai dan menghancurkan musuh serta merebut, menguasai dan mempertahankan medan.

Dengan diresmikan nya pemakaian Baret dan Brevet “ YUDHA WASTU PRAMUKHA” agar semakin menumbuhkan semangat juang, kualitas profesionalisme, Jiwa Korasa dan Semangat Kebersamaan sesama warga Korps Infanteri tetap terjaga dan sebagai salah satu upaya untuk menanamkan Nilai-nilai Kejuangan, Semangat, Patriotisme dan Kebanggan Korps kepada Generasi penerus INFANTERI.

Lebih lanjut, Danpussenif berpesan “ Kamu Adalah Prajurit Yudha Wastu Pramukha Sejati, Generasi Muda Penerus dan Pengibar Panji-Panji Kebanggaan Serta Kehormatan Korps Infanteri”. Harus mampu menjaga kedaulatan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia bersama-sama komponen bangsa lainnya menjaga Kebhinneka Tunggal Ika-an, karena hanya dengan itu Indonesia bisa menjadi bangsa majemuk yang tangguh.

Turut hadir dalam upacara Penutupan Latihan Yuddha Wastu dan Tradisi Pembaretan Siswa Tamtama Kecabangan Infantri TA. 2016 (OV) para Kabag Rindam IM, para Dansatdik Rindam IM, Katimgumil Rindam IM dan para Kadep Rindam IM serta Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang IX Rindam IM PD Iskadar Muda Ny. Niko Fahrizal beserta pengurus, Forkompimda, para tokoh masyarakat, tokoh agama serta orang tua dari Siswa.

Berbagi Informasi

    Leave a Reply