Upacara pembukaan pendidikan Secaba Reg Kecabangan Infanteri TA. 2009, Secata PK TNI AD Gelombang II Tahap II Kecabangan Infanteri TA 2008 dan Secata PK TNI AD Gelombang I Tahap I TA. 2009

14 ” Menjadi Prajurit bukanlah hal yang gampang, akan tetapi harus dilandasi dengan tekad yang kuat dan kemauan yang tinggi untuk mengabdi kepada bangsa dan negara melaui profesi keprajuritan TNI. Prajurit siswa telah menentukan pilihan melaksanakan salah satu hak dan kewajiban sebagai warga negara, yaitu ikut menjaga, memelihara serta mengamankan kedaulatan dan keutuhan NKRI yang kita cintai. Untuk itu diharapkan agar prajurit siswa mampu meningkatkan partisipasi diri terhadap bidang pengabdian yang telah dipilh dengan kecintaan yang mendalam terhadap setiap tugas yang diemban. Apapun tantangan dan beratnya pendidikan yang diterima, merupakan modal dasar untuk bertugas disatuan nantinya, sesuai dengan prinsip pembinaan pendidikan dan latihan yang bertahap, bertingkat, dan berlanjut.
Keberhasilan pelaksanaan tugas dibidang apapun, pada hakekatnya bukan hanya karena kepandaian seseorang, melainkan karena kesungguhan dan ketekunannya dalam melaksanakan tugas”.

Cuplikan amanat Pangdam Iskandar Muda tersebut disampaikan pada saat upacara pembukaan Secaba Reguler Kecabangan Infanteri TA. 2009, Secata PK TNI AD Gel II Thp Gel II TA. 2008 dan Secata PK TNI AD Gel I Thp I TA. 2009 oleh Kasdam Iskandar Muda, Brigjen TNI Hari Purnomo selaku Inspektur upacara. Upacara tersebut juga dihadiri oleh para Asisten dan Kabalak Kodam IM serta undangan lainnya yang dilaksanakan pada tanggal 4 Mei 2009 di Rindam Iskandar Muda, Mata Ie Banda Aceh.

Prajurit Siswa Reguler kecabangan Infanteri berjumlah 62 orang, akan digembleng dan ditempa dalam waktu lima bulan, prajurit siswa secata PK TNI AD Gel II Thp II kecabangan Infanteri TA. 2008 berjumlah 113 orang akan mengikuti pendidikan selama tiga bulan, Prajurit Siswa Secata PK TNI AD Gel I Thp I TA. 2009 berjumlah 150 Orang akan mengikuti pendidikan pertama sebagai prajurit TNI AD di kawah Chandradimuka Rindam Iskandar Muda

Maaf, Komentar ditutup untuk halaman ini.